15 Golongan Orang yang Cepat Terkabul Do’anya

Ads 1

Orang-Orang yang Cepat Dikabulkan Doanya Allah Swt., akan memenuhi apa pun yang kita minta. Berdoalah kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan doa-doa kita. Sebenarnya semua doa yang di panjatkan manusia akan diijabah oleh Allah. Hanya saja, Allah mengijabahnya bisa cepat dan sesegera mungkin, atau lambat sambil menunggu waktu yang tepat. Karena Allah Mahatahu apa yang menjadi kebutuhan manusia serta apa yang terbaik buat manusia. Yang penting kita harus tetap berprasangka baik bahwa doa kita pasti diijabah.

Sesuai dinyatakan dalam hadist Qudsi berikut ini, ”Aku adalah seperti apa pun yang diprasangkakan hamba-Ku kepada-Ku.” Maksudnya, Allah akan mengikuti apa saja yang manusia pikirkan mengenai Dia. Apa pun prasangka manusia kepada Tuhan, Dia pasti mengikutinya. Jadi, kalau kita meyakini bahwa Allah akan mengijabah doa-doa kita, ya pasti akan diijabah. Tunggu saja waktunya. Karena pertolongan Allah akan datang pada waktu yang tepat.

Menurut mayoritas ulama, doa akan dikabulkan oleh Allah Swt., dengan cara cepat atau lambat sangat bergantung pada kualitas pribadi orang yang berdoa, kondisi orang yang berdoa, waktu berdoa, tempat berdoa, dan keyakinan orang yang berdoa. Berikut ini kelompok orang-orang yang cepat diijabah doanya:

  1. Doa orang yang dizalimi. Allah Swt., tidak suka melihat hambanya yang teraniaya dan dizalimi, tetapi Allah lebih tidak suka lagi melihat orang yang menganiaya dan menzalimi. Hatilah-hatilah dengan orang-orang yang Anda zalimi, karena doa mereka pasti diijabah oleh Allah Swt., sebagaimana sabda Rasulullah saw., ”Doa dua orang yang tidak ada penghalang antara Allah dan doa orang-orang tersebut, yaitu: (1) Doa orang yang teraniaya, dan (2) Doa seseorang untuk saudaranya yang berada di tempat jauh.” (HR. Thabrani).
  2. Doa orang yang berpuasa. Allah Swt., mengistimewakan orang-orang yang berpuasa dengan mempercepat mewujudkan segala doa-doa yang dipanjatkannya. Sesuai keterangan Rasulullah saw., ”Ada tiga orang yang tidak akan ditolak doanya, yaitu: (1) Orang yang berpuasa sampai ia berbuka, (2) Pemimpin yang adil, dan (3) Doa orang yang teraniaya.” (HR. Tirmidzi).
  3. Doa orangtua terhadap anak-anaknya. Tidak ada yang dapat menyangkal bahwa doa orangtua terhadap anak-anaknya pasti diijabah oleh Allah, karena tulusnya kasih sayang orangtua kepada anak-anaknya. Rasulullah Saw bersabda, ”Ada tiga doa yang mustajab tanpa diragukan lagi, yaitu: (1) Doa orang yang dianiaya, (2) Doa orang yang dalam perjalanan, dan (3) Doa kedua orangtua kepada anak-anaknya.” (HR. Bukhari dan Tirmidzi).
  4. Doa anak kepada orangtua. Jasa orangtua tidaklah mungkin dapat dihitung dan dibalas oleh seorang anak. Karena itu, Allah Swt., mengistimewakan setiap orangtua dengan mengijabah doa yang dipanjatkan anak-anaknya. Rasulullah saw., bersabda, ”Ada empat orang yang doanya mustajab, yaitu: (1) Pemimpin yang adil, (2) Seorang yang mendoakan saudaranya dari tempat yang jauh, (3) Orang yang dianiaya, dan (4) Doa seorang anak kepada orangtuanya.” (HR. Abu Nu’aim).
  5. Doa pemimpin yang adil. Menjadi pemimpin memang tidak mudah karena memegang amanat yang besar. Tapi pemimpin yang adil akan diistimewakan oleh Allah dengan cara dikabulkan segala doa-doanya. Sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadis yang sama, ”Ada empat orang yang doanya mustajab, yaitu: (1) Pemimpin yang adil, (2) Seorang yang mendoakan saudaranya dari tempat yang jauh, (3) Orang yang dianiaya, dan (4) Doa seorang anak kepada orangtuanya.” (HR. Abu Nu’aim).
  6. Doa orang yang banyak berdzikir. Allah mencintai orang-orang yang gemar berdzikir menyebut-Nya. Karena itu, Allah akan mengijabah doa mereka. Rasulullah saw., bersabda, ”Ada tiga orang yang tidak ditolak doa nya oleh Allah Swt.: (1) Orang yang banyak berdzikir kepada Allah, (2) Doa orang yang dianiaya, dan (3) Doa pemimpin yang adil.” (HR. Baihaqi).
  7. Doa orang yang dalam perjalanan. Allah mengasihi orang yang sedang dalam perjalanan dengan mengijabah doa-doanya. Sesuai sabda Rasulullah saw., ”Ada tiga doa yang mustajab tanpa diragukan lagi, yaitu: (1) Doa orang yang dianiaya, (2) Doa orang yang dalam perjalanan, dan (3) Doa kedua orangtua kepada anak-anaknya.” (HR. Bukhari dan Tirmidzi).
  8. Doa saudara dari tempat yang jauh. Sebagaimana sabda Rasulullah saw., ”Sesungguhnya doa orang Islam bagi saudaranya di tempat yang jauh adalah mustajab, di dekat kepalanya terdapat malaikat yang bertugas, setiap saat ia berdoa yang baik untuk saudaranya, malaikat membaca Amin (semoga terkabulkan apa yang engkau ucapkan), dan bagimu seperti apa yang engkau ucapkan.” (HR. Bukhari dan Ahmad).
  9. Doa orang yang berhaji, umrah, dan perang fi sabilillah. Rasulullah saw., bersabda, ”Orang yang berperang di jalan Allah, berhaji dan umrah adalah delegasi Allah, Allah memanggil mereka dan mereka menyambutnya, kalau mereka berdoa Allah mengabulkan permohonan mereka.” (HR. Ibnu Majah).
  10. Doa orang yang sakit. Rasulullah saw., bersabda, ”Bila engkau menengok orang sakit mintalah ia berdoa untukmu sebab doanya seperti doa malaikat.” (HR. Ibnu Majah).
  11. Doa orang-orang yang tertimpa cobaan atau bencana. Rasulullah saw., bersabda, ”Ambillah keuntungan dari doa orang yang menderita karena mendapat cobaan.” (HR. Sai’id ibn Mansur).
  12. Doa orang yang sering memberikan pertolongan. Rasulullah saw., bersabda, ”Barang siapa yang berkehendak doanya mustajab, dan kesedihannya terhapus, maka hendak lah membantu orang yang dalam kesukaran.” (HR. Ahmad).
  13. Doa anak-anak yatim piatu. Rasulullah saw., bersabda, ”Doa orang (anak yatim) yang disantuni kepada yang menyantuni tidak akan ditolak (oleh Allah).” (HR. Ad-Dailani).
  14. Doa orang yang menghafal Al-Qur’an. Rasulullah saw., bersabda, ”Orang yang hafal Al-Qur’an doanya mustajab, bila berdoa dengan doa itu pasti terkabulkan.” (HR. Baihaqi).
  15. Doa yang dilakukan secara bersama-sama (berjamaah). Rasulullah saw., bersabda, ”Jika berkumpul sekelompok orang, sebagian mereka mau berdoa dan sebagian yang lainnya mau mengucapkan amin, maka Allah akan mengabulkan doa mereka.” (HR. Hakim).

Sumber: Buku “Doa-Doa Khusus Wanita Agar Sukses, Sehat, Kaya, Bahagia Dunia, dan Akhirat” karangan Amirulloh Syarbini

Ads 2